kegiatan Pembentukan ketua BPD

KANTOR DESA RANTE BARU, JALAN MUHAMMAD KASIM NO 6

Kegiatan Pembagian BLT

Penetapan Ketua BPD Desa Rante Baru

MUSYAWARAH

Musyawarah penetapan KPM Desa Rante Baru.

Pencurian ternak Sapi

kerugian yang dialami korban ditaksir Rp 15 Juta

KANTOR DESA RANTE BARU

AULA KANTOR DESA RANTE BARU.

PENETAPAN PENERIMA BANTUAN BLT DESA RANTE BARU
KEGIATAN MUSAYAWARAH PENETAPAN KPM BLT

Senin, 27 April 2026

PENYALURAN BANTUAN PANGAN

 

 
Pada hari Senin Tanggal 27 April 2026 , berlangsung kegiatan pembagian bantuan beras kepada warga Desa Rante Baru, yang berhak menerima, sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan masyarakat Desa. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam rangka mendukung kesejahteraan warga, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Sebanyak 234 karung beras, masing-masing seberat 10 kilogram, disalurkan kepada 117 penerima manfaat. Setiap warga mendapatkan dua karung beras, sehingga total bantuan yang diterima adalah 20 kilogram per orang. Bantuan ini disalurkan langsung di Balai Desa Rante Baru, dengan sistem antrean yang tertib dan sesuai arahan dari perangkat Desa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan warga serta ketepatan sasaran distribusi.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan pokok masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pangan. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Kepala Dinas dalam acara tersebut.

Kepala Desa Rante Baru turut mengapresiasi dukungan dari dinas terkait serta berharap program bantuan seperti ini dapat terus berkelanjutan. Warga desa yang hadir menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. 

Wawan. 


Minggu, 19 April 2026

Sosialisasi Panitia Pelaksana Bedah Rumah di Desa Rante Baru



 

Senin 20 April 2026 di Aula Kantor Desa Rante Baru, Kecamatan Rante Angin diadakan sosialisasi panitia pelaksana bedah rumah sebagai pelaksana di tingkat desa/kelurahan yang dihadiri oleh Kepala Teknisi Pemberdayaan Sosial (Andi Asmi) beserta Kepala Desa Rante Baru, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini untuk terjadinya persamaan persepsi dalam pelaksanaan Program Bantuan Bedah Rumah kepada Keluarga Miskin agar berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keluaga Miskin yang disasar sebanyak 28 Keluarga Miskin yang memiliki rumah tidak layak huni. Pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(WAWAN) 


Jumat, 17 April 2026

PEMBAGIAN BLT DANA DESA TAHAP I, II, III, IV, V, DAN VI BULAN JANUARI, FEBRUARI, MARET, APRIL, MEI, DAN JUNI TAHUN ANGGARAN 2026

Rante Baru, 17 April 2026

 

Jumat 17 April 2026 telah dilaksanakan Penyaluran Bantuan Langsung  Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT DD) tahap I, tahap II, tahap III, tahap IV, tahap V, dan tahap VI, bulan Januari, Februari, Maret, April, Mei, dan Juni,  di Desa Rante Baru Tahun Anggaran 2026.

Jumlah penerima BLT DD Tahun Anggaran 2026 Desa Rante Baru kali berjumlah 10 KPM (keluarga penerima manfaat). 

Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok harian. Pembagian BLT Dana Desa berfokus pada penanganan kemiskinan ekstrem, memberikan Rp 300.000 per bulan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk mendukung kebutuhan pokok. Penyaluran diutamakan bagi warga miskin, lansia, atau sakit kronis, Kami berharap bantuan yang diberikan ini digunakan dengan bijak untuk kebutuhan pokok sehari-hari, bukan untuk kebutuhan sekunder. Semoga bantuan ini memberi manfaat nyata bagi keluarga Bapak/Ibu.

 Terima kasih atas kerjasama seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini, termasuk perangkat Desa dan warga. Tetap semangat, semoga kondisi ekonomi kita semakin membaik. (Wawan)


Kamis, 16 April 2026

KANTOR DESA RANTE BARU

 


Pencurian Sapi


 Senin tanggal dua belas bulan april tahun 2026, di Desa Rante Baru,  telah terjadi pencurian ternak yang dialami beberapa warga.

 Korban pencurian ternak sapi adalah Bpk Aco ( 58 ) kerugian yang dialami korban ditaksir Rp 15 Juta 

Kepala Desa Rante Baru menghimbau kepada masyarakat agar kiranya lebih berhati-hati dalam memelihara ternak sapi. " Hal itu dikarenakan kelalaian masyarakat dalam memelihara ternak mereka," sambungnya

informasis ini dipertegas oleh salah satu warga yang menjadi korban pencurian ternak

Kapolsek Rante Angin membernarkan telah terjadi pencurian ternak di wilayah Desa Rante Baru Kecamatan Rante Angin Kabupaten Kolaka Utara. (Sang Kuni)

MUSYAWARAH PENETAPAN KPM


 

Rabu, 15 April 2026


 

KANTOR DESA

 


KEBUN KOLEKTIF DESA RANTE BARU

 

KEBUN KOLEKTIF DESA RANTE BARU

Kebun hortikultura ini muncul dari kebutuhan warga Desa Rante Baru khususnya warga di Dusun 4, akan Pangan Sehat, ekonomis, serta estetika dari tanaman Sayur, buah, obat-obatan, dan hiasan didukung potensi lahan yang ada di Dusun 4 serta nilai ekonominya yang tinggi, yang membuatnya menarik untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan dan sarana meningkatkan kesejahteraan Warga Desa Rate Baru.

 Kepala Desa Lawekara , Andi Isti Hasriani, ST , bercerita bahwa pada tahun 2023 tepatnya pada Bulan Juni 2023 dimulailah proses Pembuatan Kebun Hortikultura diawali dengan pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB), hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengerjaan yang sesuai dengan rencana tata letak tanaman dan biayanya.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembersihan lahan dibulan yang sama hingga Juli, pemilihan bibit sayuran yang tepat, penanaman, dan pemeliharaan dilakukan dibulan Juli hingga Sayuran berhasil dipanen di bulan Agustus. Adapun yang melaksanakan kebun Hortikultura ini Adalah Ibu-ibu Dasawisma Dusun 4 Desa Lawekara dengan Pengawasan dilakukan oleh Pemerintah Desa dan BPD Desa Lawekara

“Hasil utama kebun hortikultura meliputi produk Pangan untuk konsumsi (Buah, Sayur, Tanaman Obat) yang kaya vitamin mineral dan serat, serta produk estetika (Bunga, Tanaman Hias) untuk memenuhi kebutuhan Rohani dan lingkungan. Selain itu hasil yang diharapkan juga mencakup peningkatan ekonomi petani, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan wisata berbasis pertanian,” ungkap Kades Perempuan ini.

yang diharapkan dari kebun hortikultura Adalah peningkatan penyediaan pangan sehat. Peningkatan pendapatan dan kesejahteraan Petani khususnya untuk Ibu-ibu Dasawisma, pemberdayaan Masyarakat, serta pelestarian lingkungan melalui praktik berkelanjutan. Selain itu pengembangan Hortikultura juga diharapkan mampu menjadi penyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD).

Ia juga mengaku, kalau penerima manfa’at utama dari pembuatan kebun hortikultura ini mencakup Masyarakat umum yang tinggal di desa Lawekara yang mengonsumsi hasil Buah, dan Sayur bergizi. Kebun ini juga sangat bermanfa’at sebagai sumber bibit tanaman yang bisa dibagikan kepada Keluarga Miskin Ekstrem dan Stunting di Tingkat keluarga.

Kebun hortikultura berkontribusi pada Pendapatan Asli Desa (PADesa) melalui penciptaan pendapatan langsung bagi petani, penyediaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi local melalui penjualan hasil, dan potensi untuk memasarkan hasil kebun keluar daerah sehingga bisa menambah devisa desa. Selain itu, kebun hortikultura juga mendukung ketahanan pangan local dan dapat menggerakkan sektor-sektor ekonomi pendukung lainnya diwilayah desa.

 Keterlibatan dan dukungan dalam pembuatan kebun hortikultura berasal dari berbagai pihak, seperti Pemerintah (Pusat, Provinsi, dan Daerah), Dinas Ketahanan Pangan, TP PKK (Kabupaten, Kecamatan, dan Desa), Dasawisma (Kabupaten, Kecamatan, dan Desa), Pihak Swasta (Sponsor), dan Masyarakat (dukungan moral dan partisipasi). Kolaborasi ini penting untuk mengatasi keterbatasan pendanaan dan memastikan kebun hortikultura yang berkelanjutan guna mendukung program ketahanan pangan Desa.

 “Pengembangan program dan jenis usaha dalam pembuatan kebun hortikultura meliputi : Penyedian fasilitas dan Infrastruktur, pengelolaan dan penjualan hasil panen serta mengikuti lomba ketahanan pangan tingkat kecamatan,” kuncinya. (*)